Apakah kalian ingin sukses layaknya orang-orang yang kalian
lihat tepat di depan mata kalian? mereka punya rumah mewah, mobil idaman,
istri/suami impian, keluarga yang harmonis, serta berbagai kesuksesan lainnya
yang mereka miliki. adakah keinginan kalian untuk bisa menjadi seperti mereka?
jika kamu memiliki rasa itu, maka berbanggalah, sebab itu yang akan memicu kamu
untuk terus maju dan menjadi salah satu diantara mereka.
Banyak orang beranggapan bahwa “hiduplah seperti air” tanpa
penjelasan khusus yang diperjelas.
“Air apa?? Air comberan? Sungai, limbah, laut?? Apa?? Air seni??”
Orang-orang seperti ini hidupnya tak terlepas dari “bangun
pagi, mandi, makan, kerja, tidur, besoknya, bangun pagi, mandi, makan, kerja,
tidur, dan seterusnya” tanpa ada peningkatan apapun dalam karirnya.
Pernah lihat iklan “Chitato”??
Iklan tersebut memiliki tagline bunyinya seperti ini :
“Life Is Never
Flat”
Dan memang benar, hidup tak pernah datar-datar saja. Selalu ada
rintangan di dalamnya. Dan setiap rintangan adalah harga kesuksesan yang akan
kamu bayar nanti. Jadi ibarat penjual dan pembeli. Penjual adalah “rintangan” dan pembelinya adalah “diri sendiri”. Aku ingatkan sekali
lagi, Penjual adalah “rintangan” dan
pembelinya adalah “diri sendiri”.
Semakin anda ingin membeli/memimpikan/menginginkan (diri
sendiri) kesuksesan yang besar, maka harganya (rintangan) akan semakin besar
pula. Jika anda ingin sukses untuk menjadi milyarder atau yang lebih dari itu,
maka terimalah bayaran yang ada. (rintangan yang ada). Terimalah. Dan kesuksesan
itu dapat kamu beli suatu hari nanti, ketika semua bayaranmu tertulis kata LUNAS!!!
pernahkah kalian menjumpai telor-telor penyu di pasir
pantai?? yang kemudian telor-telor tersebut menetaskan tukik (bayi penyu) dan
langsung menetapkan tujuan mereka, yaitu LAUT. bayi-bayi penyu ini sudah
mengerti tujuan hidup mereka, tak peduli bahaya yang akan mereka temui ketika
menetas nanti, manusia-manusia yang mencoba mengambilnya, hewan-hewan buas di
dalam laut yang menunggu kedatangan dirinya, hiu, dan paus yang buas, hidup
atau mati, mereka tak peduli, asalkan tujuan mereka tercapai. "PERGI KE LAUT DAN HIDUP DI
DALAMNYA".
Banyak orang di dunia ini masih bingung untuk menetapkan
tujuan hidupnya. Entah mereka takut untuk memulai, atau tak memiliki keinginan
yang kuat untuk memulai. Kedua masalah ini adalah akar segala ketertundaan
untuk sukses. Kita sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran harusnya bisa
menetapkan tujuan hidup kita masing-masing. Benar
begitu bukan?!..
Sebagai contoh, pelawak Tukul Arwana yang kini memiliki talk
show berpenghasilan milyaran rupiah. Riyanto, nama asli dari Tukul Arwana dulunya
adalah orang yang biasa-biasa saja, dengan menyandang profesi sebagai kernet
angkutan umum. Namun ia memiliki tujuan untuk bisa menjadi pelawak yang
berhasil. Bertonggak dari tujuannya tersebut, kemanapun ia pergi, ia berusaha
untuk melawak di depan orang. Tak lepas dari mengikuti acara lomba lawak, mulai
dari tingkat RT maupun provinsi. Tujuannya hanya satu, menjadi pelawak yang
berhasil. Walaupun pada saat itu lawakannya masih lawakan “jadul” atau tradisional, dan belum mengerti tentang “stand up comedy” dan “talk show”. Lalu akhirnya ia memutuskan
untuk pergi ke Jakarta pada tahun 1985, karena gagal, ia memutuskan pulang ke
kampungnya. Belum menyerah sampai disitu, ia kemudian balik ke Jakarta tahun
1986, dan parahnya lagi, ia gagal untuk menjadi pelawak. Lalu dua tahun
kemudian, setelah dirinya merasa mantap untuk kembali lagi ke Jakarta pada tahun
1989, dengan keyakinan tidak akan pulang sebelum menjadi pelawak. Akhirnya ia
berhasil dengan profesi baru yang di idamkannya. Pelawak Milyarder yang kini
memiliki “Talk Show” Bukan Empat
Mata. Fantastis bukan??
Cerita Riyanto/Tukul Arwana di atas adalah salah satu orang
sukses dari berbagai orang luar biasa lainnya. Yang dapat kamu jadikan contoh
untuk bisa memiliki tujuan dan mewujudkannya.
Nah, kawan-kawanku.. sudahkah kamu menetapkan tujuanmu??
“tetapkan dan wujudkan tujuanmu”
(alif)





0 komentar:
Posting Komentar