Ada yang pernah ngerasain malas? sampe-sampe malas ngebuat kamu lupa segalanya? lupa mau ngapain, lupa ngerjain tugas, lupa beli makanan, sampe lupa siapa kamu sebenernya????!! wuuiiitttt... jangan sampe broww.... kita dilahirkan di dunia ini sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna loh!?? Jadi kalo sampe kalian menjadi manusia yang tidak sempurna atas kelakuan kalian sendiri, trus mau jadi apa kita ini??! nggak bersyukur dong kita sama yang di Atas???!!
Teman-temanku, aku sering merasakan malas hampir setiap hari dalam kehidupanku. bayangkan saja ketika bangun tidur aku tak langsung berdiri dan mandi atau membersihkan kamarku yang kotornya bukan main. sumpah demi apapun itu kotornya melebihi kotor-kotor lainnya. pokoknya jauh dari kata bersih. aku malah sibuk dengan smartphone ditanganku, melihat apakah ada pesan atau hanya sekedar melihat pemberitahuan di dinding facebook. (nggak penting banget kan??! emang!!) lalu kulanjutkan untuk terlelap lagi. maklum aku masih menganggur dan belum mendapatkan universitas untuk kuliah.
Rasa malas ini membuatku lupa siapa aku, lupa segalanya dan lingkungan disekitarku. aku terlalu sibuk dengan dunia kemalasan. hampir semuanya kuhabiskan waktu untuk satu kata.
"TIDUR"
"hingga suatu hari aku sadar aku tak akan menjadi orang berguna jika hidup bermalas-malasan."
kesadaran ini timbul karena lamanya aku terlena dengan kebiasaan burukku. dimulai dengan membersihkan diri sendiri dan barang-barang dikamarku. kemudian naik satu tingkat membersihkan lingkungan rumahku. menyapu, ngepel, ngecat ulang dan lain sebagainya. setelah bersih aku shalat dan merenungkan kehidupanku. memikirkan kesalahan-kesalahanku karena malas. hari itu aku mulai membaca buku-buku motivasi dari berbagai karya orang lain. membaca dan membaca lagi. dan disitu pikiranku mulai terbuka agak luas. aku mulai melihat jam dinding waktu terus berjalan sementara aku hanya bisa diam. aku mulai mengambil sebuah kertas dan menuliskan keinginanku besar-besar.
"SUKSES DIUMUR YANG KE-21"
aku tancapkan keyakinan huruf demi hurufnya, keyakinan, semangat, dan kesadaran!!
dan kini umurku beberapa bulan sebelum datangnya bulan Mei untuk mencapai target cita-citaku. rasa malas telah menyadarkanku untuk bangkit.
berkatnya aku disiplin
berkatnya juga aku suka menulis dan membaca
berkatnya aku memiliki banyak pengalaman bekerja
berkatnya aku sadar dari kemalasan.
Teman, malas adalah akar dari segala kebusukan di dalam diri kita. ia adalah alat sempurna untuk menghancurkan kita perlahan-lahan. menjadikan diri kita tak berdaya atas kebesaran-Nya. Malas akan tumbuh menjadi besar dan susah dikalahkan bahkan semangat sekalipun akan runtuh jika kita tak membunuhnya sendiri. sadarlah teman, dunia akan sempit dimata kita jika kita hanya bisa bermalas-malasan tanpa menjadi manusia yang berguna bagi orang tua, orang-orang sekitar, dan orang-orang di dunia. (terutama diri sendiri dulu)
mulailah dari diri sendiri, sadar dan rubahlah prilakumu saat ini. karena Allah akan menaikkan derajat bagi hambanya yang berilmu. ;-)
mari kita sama-sama menyadarkan diri dari musuh kecil ini dengan jiwa kuat dan tubuh sempurna kita.





0 komentar:
Posting Komentar